Alat dan Instrumen Kimia

Gelas Ukur Vs Gelas Kimia

Halloo sahabat kimia, Aku baru denger kabar kalo ternyata nilai uas Kimia Analitik ku 100 (Sombooong), jadi sebagai bonusnya kali ini aku mau ngepost tentang Gelas Ukur Vs Gelas Kimia. Alasan kenapa aku ngepost ini adalah untuk memperjelas bahwa fungsi dari gelas ukur itu jauh berbeda dengan gelas kimia. Oke chek it out

1. Gelas Ukur

Gelas Ukur adalah Suatu alat gelas yang berfungsi untuk mengukur suatu larutan baik yang berwarna maupun tidak berwarna. ketelitian dari alat ukur ini bisa di katakan rendah, kenapa? karena biasanya alat ukur ini hanya di gunakan untuk analisa kualitatif yang tidak membutuhkan ketelitian tinggi. contohnya : Pengukuran air untuk pembuatan pelarut di laboratorium, pengukuran air untuk pembuatan larutan sekunder dan bahkan bisa juga di gunakan untuk mengukur air saat melarutkan obat yang berbentuk padat.
Gelas ukur ini membunyai ukuran yang berfariasi mulai dari 10mL, 25mL, 50mL, 100mL, 250mL, 500mL, 1000mL dan 2000mL.
Cara menggunakannya sangatlah mudah, akan tetapi ada beberapa aturan yag harus di perhatikan saat mengukur dengan menggunakan gelas ukur.
– untuk larutan yang tidak berwarna, pembacaan miniskus yang berlaku adalah miniskus bawah. di letakkan di tempat atau meja yang datar dan di baca sejajar dengan mata.
– untuk larutan yang berwarna (bening), pembacaan miniskus yang berlaku adalah miniskus bawah. di letakkan di tempat atau meja yang datar dan di baca sejajar dengan mata.
– untuk larutan yang berwarna (pekat), pembacaan miniskus yang berlaku adalah miniskus atas. di letakkan di tempat atau meja yang datar dan di baca sejajar dengan mata.
Catatan : Glas ukur adalah Alat ukur BUKAN alat yang di gunakan untuk melarutkan.
kesimpulan : jadi, gelas ukur hanya bisa di gunakan untuk pengukuran volume baik larutan yang berwarna (bening/pekat) ataupun yang tidak berwarna.

2. Gelas Kimia (Beaker glass)

Beaker Glass atau gelas kimia merupakan wadah yang terbuat dari borosilikat. Gelas kimia biasa di gunakan untuk melarutkan suatu zat baik zat padat maupun zat yang berbentuk cair. selain itu bisa juga di gunakan untuk mengencerkan suatu larutan. akan tetapi, skala yang ada pada gelas kimia tidak bisa di gunakan untuk menentukan jumlah air yang di tambahkan baik saat melarutkan maupun saat mengencerkan. Untuk mengukur air atau volume yang di tambahkan kita bisa gunakan gelas ukur atau pipet ukur dan juga pipet seukuran (pipet gondok).
fungsi lain dari gelas kimia adalah Untuk menampung larutan kimia sementara sebelum di masukan ke dalam botol reagen.
Gelas kimia yang digunakan untuk bahan kimia yang bersifat korosif terbuat dari PTPE. Untuk mencegah kontaminasi atau hilangnya cairan dapat digunakan gelas arloji sebagai penutup.
catatan : skala pada gelas kimia tidak bisa di gunakan sebagai patokan jumlah air/pelarut yang di tambahkan.
kesimpulan : Gelas kimia merupan alat untuk melarutkan BUKAN alat Ukur.

Gimana sahabat, udah jelaskan?
ya lumayan laa yaa, nambah-nambah pengetahuan atau mungkin buat mahasiswa baru jurusan kimia bisa bermanfaat sebagai pencerahan buat kalian.
semoga membantu yaa ….🙂

One thought on “Gelas Ukur Vs Gelas Kimia

  1. Ping-balik: Dhani Anisah's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s